Posts

Showing posts from December, 2017

Tugas Akuntansi Biaya: SISTEM PERHITUNGAN BIAYA BERDASARKAN PROSES (PROCESS COSTING)

Akumulasi Biaya Proses Dalam sistem perhitungan biaya berdasarkan proses ( process cost system ) bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik dibebankan ke pusat biaya. Biaya yang dibebankan ke setiap unit ditentukan dengan cara membagi total biaya yang dibebankan ke pusat biaya tersebut dengan total unit yang diproduksi. Persyaratan uatama adalah bahwa semua produk yang diproduksi dalam suatu pusat biaya selama satu periode harus sama dalam hal sumber daya yang dikonsumsi bila tidak, perhitungan biaya berdasarkan proses dapat mendistorsi biaya produk tersebut. Perhitungan Biaya per Departemen Dalam sistem perhitungan biaya berdasarkan proses, bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik umumnya dibebankan ke departemen produksi. Tetapi, jika suatu departemen dibagi menjadi dua pusat biaya atau lebih, perhitungan biaya berdasarkan proses tetap dapat digunakan, selama unit-unit produk yang dihasilkan dalam pusat biaya selama periode tersebut bersifat homogen. Misalnya, s...

Tugas Auditing 1: The Audit Standards Setting Process

Standar auditing umumnya adalah sepuluh pedoman umum untuk membantu auditor dalam memenuhi tanggung jawab profesional mereka. Pedoman ini mencakup tiga standar umum berkaitan dengan kompetensi, independensi, dan perawatan profesional karena, tiga standar pekerjaan lapangan termasuk perencanaan dan pengawasan, memahami entitas dan lingkungannya, termasuk pengendalian internal, dan mengumpulkan bukti-bukti yang cukup dan tepat, dan empat standar pelaporan, yang membutuhkan pernyataan untuk presentasi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, inkonsistensi diamati pada periode berjalan dalam kaitannya dengan periode sebelumnya, pengungkapan yang memadai, dan ekspresi dari suatu pendapat tentang kewajaran penyajian keuangan pernyataan. Prinsip akuntansi yang berlaku umum adalah aturan khusus untuk akuntansi untuk transaksi yang terjadi dalam perusahaan bisnis. Contoh mungkin salah satu pendapat dari FASB, seperti akuntansi sewa, pensiun, atau aset nilai wajar. Untuk...

Contoh Tugas Analisis Laporan Keuangan

1.     Membaca Neraca Bila kita perhatikan laporan posisi keuangan PT. Darya-Varya Laboratoria terlihat bahwa terjadi peningkatan aset sebesar Rp 151.746.158 ,- atau 16,4% di tahun 2012 dibandingkan dengan tahun 2011. Pada tahun 2012, 78% dari aset perusahaan dibiayai dari utang sedangkan sisanya berasal dari liabilitas yang sebagian besar adalah berasal dari liabilitas jangka pendek. Pada akhir tahun 2012, sebesar Rp 826.342.540,- atau 77% dari aset perusahaan berupa aset lancer yang sebagian besar merupakan komponen piutang usaha. Pada tahun 2012 dana yang digunakan untuk pembelian atau penambahan aset tetap sebesar Rp 23.762.807,- setelah dikurangi penyusutan sebesar Rp 21.657.352,-. Lebih dari 80% dari utang perusahaan merupakan liabilitas lancar di mana selama dua tahun analisis telah terjadi peningkatan liabilitas jangkan pendek sebesar 35%. Sementara itu, liabilitas jangkan panjang perusahaan menurun sebesar sekitar 21%. Efek dari perubahan dalam komp...

Akuntansi Keuangan Lanjutan 1: Bab 2 Penyertaan Modal Dalam Persekutuan

MASUKNYA ANGGOTA BARU DALAM PERSEKUTUAN 1.     Penyertaan dengan memberikan bonus atau goodwill pada anggota baru Pemberian Bonus Tuan X dan Y memiliki persekutuan dengan modal dan pembagian laba (rugi) masing-masing adalah Tuan X sebesar 75.000.000 (75%) dan Tuan Y 25.000.000   (25%). Tuan X dan Y setuju untuk menerima Tuan Z sebagai anggota baru dalam persekutuannya, dengan menyerahkan uang sebesar Rp 20.000.000 untuk penyertaan sebesar 20%. Jurnal untuk mencatat masuknya Tuan Z adalah mendebet akun Kas sebesar Rp 20.000.000, akun Modal X dan Y sebesar masing-masing 750.000 dan 250.000 (persentase pembagian laba x 1.000.000) dan mengkredit akun Modal Z sebesar 21.000.000 Perhitungannya: Saldo modal awal + Setoran modal Tuan Z = 100.000.000 + 20.000.000 = 120.000.000. Dan untuk menghitung bonus yang akan diberikan kepada Tuan Z dilakukan perhitungan: Saldo modal yang baru (20% x 120.000.000) – Setoran modal Tuan Z = 42.000.000 – 20.000.000 = 22....